I Belong To You (Il Ritmo Della Passione)

Adesso no, non voglio più difendermi
Supererò dentro di me gli ostacoli
I miei momenti più difficili
Per te

There is no reason, there is no rhyme
It’s crystal clear
I hear your voice
And all the darkness disappears
Everytime I look into your eyes
You make me love you
Questo inverno finirà
And I do truly love you
Fuori e dentro me
How you make me love you
Con le sue diffcoltà
And I do truly love you

I belong to you, you belong to me
Forever

Want you
Baby I want you
And I thought that you should know
That I believe
And your the wind that’s underneath my wings
I belong to you, you belong to me

Ho camminato su pensieri ripidi
You’re my fantasy
Per solitudini e deserti aridi
You’re my gentle breeze
Al ritmo della tua passione ora io vivrò
And I’ll never let you go
L’amore attraverserò
You’re the piece that makes me whole
Le onde dei suoi attimi
I can feel you in my soul
Profondi come oceani

Vincerò per te le paure che io sento
Quanto bruciano dentro le parole che non ho più detto, sai…

Oh..
Want you
Baby I want u
And I thought that you should know
That I believe

Lampi nel silenzio siamo noi yeah
I belong to you, you belong to me

You’re the wind that’s underneath my wings
I belong to you, you belong to me
Yeah hey yeah he

Adesso io ti sento
I will belong forever, to you

Artist: Anastacia
Album: Pieces Of A Dream (2005)
Song: I Belong To You (Il Ritmo Della Passione) [with Eros Ramazzotti]

Comments(0)

28 Juni 1939

Tuhan :” Hormatilah mahkota duriKu. Bukan main sakitnya untuk KepalaKu! Tetapi sangat nyaman bagi KasihKu!

Mulai hari ini engkau akan melakukan Jam Suci pada malam Jumat. Aku minta padamu untuk berada bersamaKu pada jam ini. Ya, tentu saja mula-mula, memang diperlukan sedikit usaha, namun selanjutnya tidak lagi. Masih ingatkah engkau ketika engkau mula-mula tidur di atas papan, dan bagaimana sekarang? Jalan salibmu yang pertama dan yang sekarang?

Oh, anakKu yang Kukasihi, jangan engkau meninggalkan Aku, jangan pernah engkau meninggalkan Aku, anakKu! Aku selalu ada bersamamu, ya memang Aku selalu ada bersamamu !”
( 28 Juni 1939 )

Comments(0)

Menatap SinarMu Lagi

    rindu bermandikan sinarMu

Dalam koronkaku lirih…
rindu pulang pada Sebuah Hati & menangis…
pandangi hati luluh lantak
rasa kalut dan duka melebar
sendirian, ketakutan di sudut ruang gelap
menghitung bayang-bayang… kelam…

Mari mari sini, aku rindu wajahMu
aku ingin bermandikan sinarMu
aku tak bisa lari dariMu, sejenak saja…

Lihatlah rapuhku, tangan yg terulur butuh sambutan…
jiwa yg miskin dan mengiba,
mari mari sini, buai lagi aku dengan hangat kasihMu
yg dulu-dulu sempat kukecap
yg dulu-dulu indah kurasa
yg dulu-dulu aku hanyut dibuainya, bahagia sekali…

Kasihanilah aku…
karena sombongku,
karena congkakku,
karena betapa tinggi hatinya aku,
karena egoisku yg tak berbagi beban denganMu,
karena menolak salibMu,
karena menahan-nahan diri bertemu denganMu…

tolong Bapaku..
hanyutkan aku, leburkan aku, tarik lagi aku ke kedalaman kerahimanMu…
Engkau tahu hanya itu tempatku,
Engkau tahu hanya itu hasratku,
Engkau tahu hanya itu obatku,
aku rindu Kau pikul lagi bebanku, Kau ambil bagian terberatku…

Comments(3)

Mari Bermeditasi


sikap meditasi
“Diamlah, dan ketahuilah bahwa Akulah Allah”

Diam……
Lepaskan diri dari pikiran-pikiran duniawi,
sadari kehadiran Allah, KuasaNya, betapa besarNya Dia,
sadari pula betapa kecil masalah-masalah yg kita miliki di tanganNya.
Terimalah dengan iklas hati segala rasa sakit akibat penolakan, pelecehan, penghinaan, karena dikecewakan, dikhianati, dibohongi….. lalu masuk lebih dalam lagi agar bertemu dengan luka batin yang selama ini menumbuhkan rasa dendam, trauma, getir, kwatir dsb. Berdoalah minta Roh Kudus menuntun kita, membantu menyembuhkan pelan-pelan, sedikit demi sedikit, sampai kita terbebas sama sekali. Dia sendiri yang menyembuhkan dengan kasihNya hingga tuntas.

i am nothing in front of you

I am nothing in front of You

Ingatlah hanya dengan rendah hati kita dapat melanjutkan meditasi ini. Kesombongan, keangkuhan, arogan, menyepelekan kehadiran Allah, sikap acuh tak acuh, tidak akan menghasilkan apapun dalam meditasi ini. Jadi buang itu semua, kita tak membutuhkan sampah-sampah itu di sini.
Dengan mengatakan kalimat kecil berikut mungkin membantu kita untuk selalu rendah hati di hadapan Allah : saya bodoh, saya kotor, saya gampang jatuh dalam dosa, saya angkuh, saya terlalu tinggi hati, saya rapuh, saya lemah, saya mendambakan belas kasihan, saya begitu kecil, saya tergantung pada Yang Empunya Hidup…….. mohonlah pengampunan dariNya, agar boleh melanjutkan doa meditasi ini dengan damaiNya.

Setelah kita sampai pada titik di mana kita merasa benar-benar sangat mendambakanNya dalam hidup Kita, di mana timbul rasa haus akan rahmat-rahmatNya, kebutuhan akan belas kasihNya, hiburanNya, serta ketergantungan yang amat sangat pada kekuatanNya…… panjatkanlah rasa syukur karena kita boleh merasakan ini semua.

Sekarang cobalah untuk mengingat-ngingat kebaikanNya, kembali ucapkan rasa syukur atas apa yg sudah kita dapatkan. Seperti kesehatan, nafas kehidupan, materi yg boleh kita miliki, keluarga, pekerjaan, tempat tinggal, teman-teman yg mensuport kita, pengalaman-pengalaman hidup yg getir dan menyenangkan, bagaimana cara Dia membimbing kita melewati hidup yg berliku hingga kita sampai di sini bertemu dengan Dia secara pribadi. Itu semua adalah berkat. Kemudian tersenyumlah padaNya, maka Dia akan membalas senyummu dan memenuhi dirimu dengan damaiNya.

“Terjadilah padaku menurut kehendakNya”
Ini adalah kunci dari semua doa dan meditasi, di mana kita pasrah akan kehendak Allah, melakukan semua yang menurut Beliau baik (bukan apa yg baik menurut kita), MataNya tak pernah buta, tanganNya tak pernah letih membantu, bahuNya selalu kuat menopang, hatiNya sangat peka akan penderitaan kita, kasihNya adalah kasih seorang Bapa pada anak-anaknya.
Dan ketika doa sepertinya kering dan tak terjawab, Dia justru membantu kita mempersiapkan diri untuk sebuah rencana yg lebih besar.

Comments(3)

Being Sick

Need You

Tired & sick
Flow my day
find out the answer
who will be handle this and that ?

The shadows around me
need to close this eyes for a second
Hi man ! bring out that shadows…
I am sick.


For who gets those feelings like me, here the answer :

“The hardships it means because we follow Him”

(Matthew 16:24 NIV) Then Jesus said to his disciples, “If anyone would come after me, he must deny himself and take up his cross and follow me.”

(Matthew 11:28-30 NIV) [28] “Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. [29] Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls. [30] For my yoke is easy and my burden is light.

Comments(9)